Dosen Universitas Borneo Lestari Sosialisasikan Penyusunan Studi Kelayakan dan Legalitas Pengembangan Wisata Berbasis Potensi Desa di Mandi Angin Timur
- IdeNews | Enal Mappirewa -
- Senin, 31 Agustus 2026
Poto bersama Tim Dosen Univ. Borneo Lestari yang melaksanakan PKM dalam bentuk Sosialisasi dan pendampingan di Desa Mandi Angin Timur, Karang Intan Kab. Banjar. (poto:Gus-En/dok.ideNews)
BANJAR-KALSEL | idenews.id - Tim Dosen Universitas Borneo Lestari melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Desa Mandi Angin Timur, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, pada Jumat, 14 Agustus 2026. Kegiatan tersebut mengangkat tema “Sosialisasi dan Pendampingan Penyusunan Studi Kelayakan dan Aspek Legalitas Pengembangan Wisata Berbasis Potensi Desa di Desa Mandi Angin Timur, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar.”
Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam memberikan pendampingan dan penguatan kapasitas masyarakat serta pemerintah desa, khususnya dalam mengembangkan potensi desa agar dapat dikelola secara terencana, berkelanjutan, dan memiliki dasar legalitas yang memadai.
Tim pengabdian terdiri atas dosen Universitas Borneo Lestari yang diketuai oleh Novian Adhipurna, M.Kom., bersama anggota tim Gusti Muhammad Raja Putra Perdana, S.H., M.H., Reny Marliadi, M.Ak., dan Resty Fatma Sari, S.H., M.H.
Dalam kegiatan tersebut, tim dosen memberikan sosialisasi dan pendampingan mengenai pentingnya penyusunan studi kelayakan sebagai salah satu instrumen dalam menentukan potensi, peluang, kesiapan, serta keberlanjutan pengembangan sektor pariwisata berbasis potensi desa. Selain aspek kelayakan, kegiatan juga memberikan pemahaman mengenai aspek legalitas, sehingga rencana pengembangan wisata di desa dapat berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pendekatan yang dilakukan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga diarahkan pada kondisi dan potensi yang dimiliki Desa Mandi Angin Timur. Melalui pendampingan tersebut, pemerintah desa diharapkan dapat mengidentifikasi potensi yang dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata sekaligus memahami berbagai aspek yang perlu dipersiapkan, mulai dari perencanaan, pengelolaan, kelembagaan, hingga aspek hukum dan legalitas.

Suasana Sosialisasi dan Pendampingan Tim Dosen Universitas Borneo Lestari yang dihadiri oleh Pemerintah/Aparat Desa saat melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Desa Mandi Angin Timur, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, pada Jumat, 14 Agustus 2026. (poto:Gus/En/dok.ideNews)
Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Desa Mandi Angin Timur, Ahmad Sairi, S.H., beserta seluruh aparat Desa Mandi Angin Timur. Kehadiran pemerintah desa dan seluruh aparat menunjukkan adanya antusiasme serta komitmen untuk menggali dan mengembangkan potensi desa yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Sairi, S.H. selaku Kepala Desa Mandi Angin Timur menyambut baik pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh Tim Dosen Universitas Borneo Lestari. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi pemerintah desa, khususnya dalam menambah pemahaman mengenai langkah-langkah yang perlu dipersiapkan dalam mengembangkan potensi wisata desa.
Ia berharap pendampingan yang diberikan oleh Tim Dosen Universitas Borneo Lestari dapat menjadi salah satu pijakan bagi Desa Mandi Angin Timur dalam menyusun perencanaan pengembangan wisata yang lebih terarah, memiliki kepastian dari sisi legalitas, serta mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Kami menyambut baik kegiatan ini karena memberikan pengetahuan dan pendampingan yang sangat bermanfaat bagi pemerintah desa. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilanjutkan sehingga dapat mendukung kepentingan dan kemajuan Desa Mandi Angin Timur, khususnya dalam menggali dan mengembangkan potensi desa yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Ahmad Sairi, S.H.
Melalui kegiatan pengabdian ini, Universitas Borneo Lestari menunjukkan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam mendukung pembangunan masyarakat dan desa melalui penerapan ilmu pengetahuan dan keahlian yang dimiliki oleh sivitas akademika. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa diharapkan dapat menghasilkan perencanaan pengembangan potensi desa yang berbasis kajian, memiliki kepastian hukum, berkelanjutan, serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, dengan menjadikan desa sebagai salah satu mitra strategis dalam penerapan ilmu pengetahuan untuk menjawab kebutuhan dan mendorong pembangunan di tingkat lokal.
(En/Tim-ideNews)
