Rumah Literasi Merah Putih Gelar FGD: Dorong Iklim Investasi Kondusif Lewat Kolaborasi 3 Pilar di Sukabumi

IMG_20260901_181739

Rumah Literasi Merah Putih menggelar Forum Group Discussion (FGD) untuk membahas sinergi dalam menciptakan iklim investasi dan ketersediaan energi di Kabupaten Sukabumi (Dok: IdeNews.id)

Rudi Tanjung Kabiro Sukabumi —

SUKABUMI|IdeNews.id - Rumah Literasi Merah Putih menggelar Forum Group Discussion (FGD) untuk membahas sinergi dalam menciptakan iklim investasi dan ketersediaan energi di Kabupaten Sukabumi. 

Kegiatan dengan tema "Sinergi Pers, Masyarakat dan Penegak Hukum Dalam Menciptakan Kondusivitas Investasi dan Kemandirian Energi" itu berlangsung di Cafe The Bumee, Jalan Lingkar Selatan No.3, Cisaat, Selasa (01/01/2026).

Peserta FGD sepakat bahwa kolaborasi antara pers, masyarakat, dan penegak hukum adalah syarat utama agar pembangunan dan investasi di Sukabumi berjalan kondusif.

Hukum dan Data Pertanahan Jadi Fondasi Investasi


Kasi Intel Kejari Cibadak Rachaman, SH, MH yang mewakili Kajari Cibadak menegaskan, kepastian hukum adalah kunci masuknya investor.

"Penegak hukum hadir untuk memberikan kepastian dan rasa aman. Tanpa kepastian hukum, investor tidak akan masuk. Sinergi dengan pers dan masyarakat penting agar pembangunan berjalan transparan dan tidak menimbulkan konflik," ujarnya.

Hal senada disampaikan perwakilan Kepala BPN Kabupaten Sukabumi. Ia menyebut tertib administrasi pertanahan masih menjadi PR besar. 

"Aspek pertanahan sering menjadi kendala investasi. BPN siap bersinergi mempercepat layanan, asalkan semua pihak patuh aturan. Dengan data pertanahan yang tertib, iklim investasi di Sukabumi bisa lebih kondusif," jelasnya.

PLN Komitmen Jaga Pasokan Listrik


Perwakilan GM PLN UIP JBT menyoroti peran energi listrik sebagai fondasi investasi. PLN menyatakan komitmennya menjaga keandalan pasokan di Sukabumi.

"Ketersediaan energi listrik adalah fondasi utama investasi. Namun kami juga butuh dukungan masyarakat dan media untuk mengedukasi efisiensi energi dan mendukung program kemandirian energi berbasis potensi lokal," katanya.

Stabilitas Sosial dan Peran Media Dikuatkan


KaKesbangpol Kabupaten Sukabumi Jujun Juaeni, S.Sos, MM menekankan pentingnya stabilitas sosial. Menurutnya, rasa aman investor adalah tanggung jawab bersama.

"Kondusivitas adalah kunci. Tugas kami menjaga stabilitas agar investasi bisa berjalan. Sinergi pemerintah, masyarakat, pers, dan aparat sangat dibutuhkan agar tidak ada miskomunikasi yang menghambat pembangunan," ungkapnya.

Perwakilan Kadiskominfosan menambahkan, pers punya peran vital menangkal hoaks dan menyebarluaskan informasi program energi dan investasi yang benar.

Dari unsur pers, Ketua PWI Jawa Barat, Ketua PWI Kabupaten Sukabumi Nuruddin Zain Syamsi, dan Ketua SMSI Sukabumi Raya Eman Sulaeman menyatakan siap mengawal kebijakan melalui jurnalisme konstruktif.

"Pers harus hadir paling depan. Kami siap bersinergi memastikan informasi terkait kelistrikan dan investasi sampai ke masyarakat dengan akurat, sehingga tercipta kepercayaan publik," kata Nuruddin.

Ketua SMSI Eman Sulaeman juga mengingatkan media siber agar tidak memprovokasi. "Mari kita jaga agar pemberitaan mencerdaskan dan membangun," ujarnya.

Harapan UMKM


Perwakilan LSM dan pelaku UMKM Saeful Usman berharap hasil FGD segera ditindaklanjuti. Menurutnya, UMKM sangat bergantung pada listrik stabil dan terjangkau.

"UMKM butuh listrik yang stabil dan biaya terjangkau agar bisa berkembang. Kemandirian energi akan berdampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat kecil di Sukabumi," ungkapnya.

Kesimpulan FGD


Diskusi menyimpulkan ada 3 syarat utama agar investasi tumbuh: kepastian hukum, infrastruktur energi, dan informasi publik yang sehat. Ketiganya harus disinergikan agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.

Peserta mendorong Pemda menjadikan forum serupa sebagai agenda rutin agar kebijakan energi dan investasi bisa dikawal bersama sejak perencanaan hingga implementasi.

Rumah Literasi Merah Putih berharap FGD ini menjadi awal gerakan bersama untuk kemajuan kabupaten Sukabumi.

X CLOSE ADS