LSM Dampal Jurig Bersinergi Dalam Menjaga Ekosistem Alam Di Kaki Gunung Salak Tanam Ratusan Pohon Produktif Dan Pohon Keras

Screenshot_2025-07-19-00-18-48-19_6012fa4d4ddec268fc5c7112cbb265e7_copy_528x423

LSM Dampal Jurig Bersinergi Dalam Penanam Pohon di Kaki Gunung Salak (Dok: Istimewa)

Rudi Tanjung Kabiro IdeNews. Id Sukabumi

SUKABUMI|IdeNews.id - Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Dampal Jurig bersama Forkompincam Parakansalak, KCD Dishut Wilayah III, Pemdes Bojong Asih, Pemdes Parakansalak dan SMAN 1 Parakansalak, gelar kegiatan penanaman pohon di kaki gunung salak, Jum'at (18/07/2025).

Kegiatan yang bertema ' Penanaman pohon dan aksi bersih-bersih' yang juga diikuti oleh para siswa baru yang sedang menjalankan masa pengenalan lingkungan sekolah (LPMS) antusian dalam penanaman pohon produktif dan pohon keras untuk konservasi di tiga titik berbeda secara bertahap di kaki gunung salak.

Sasaran untuk penanaman pohon diutamakan pada lokasi sumber mata air, jurang rawan longsor dan sepanjang alur sungai guna menjaga ekologi alam tetap terawat dengan baik, seliain itu, penanaman pohon juga dilakukan pada halaman sekolah, pekarang rumah penduduk, dan bumi perkemahan serta situ rame berikut dengan lapangan olahraga.

Dalam tahap pertama ini, sebanyak 500 pohon produktif seperti, durian, alpukat, pete, mangga, sirsak, dan jambu biji ditebar dibeberapa lokasi target, termasuk 2000 pohon keras juga ikut disebar oleh para relawan.

Ketum LSM Dampal Jurig mengatakan, bahwa kegiatan ini telah dilakukan secara kontinu di berbagai wilayah kota dan kabupaten Sukabumi dengan bersinergi bersama TNI/Polri, Dinas Kehutanan, Mahasiswa, Santri dan Pelajar.

"Kegiatan ini, sudah menjadi agenda rutin LSM Dampal Jurig dalam menjaga ekologi alam, agar terjaga dengan baik," ungkapnya.

Lanjut Irvan, menyelamatkan lingkungan hidup dari kerusakan merupakan bentuk konservasi alam dalam mitigasi bencana dari berbagai musibah alam seperti banjir dan tanah longsor. Selain itu, dengan menjaga alam, maka sumber ekonomi masyarakat bisa meningkat serta cadangan sumber mata air akan terjaga dengan baik.

"Mitigasi bencana sangat penting untuk menjaga kerugian yang lebih besar, sehingga dengan melakukan konservasi alam, kita sudah menjaga keberlangsungan kehidupan semua mahluk hidup," kata dia.

Sementara itu, Jamaludin Kepala Sekolah SMAN 1 Parakansalak sangan mendukung kegiatan ini, pihaknya telah melibatkan 350 siswa dalam kegiatan sosial ini.

"Seperti intruksi KDM Gubunur Jawa Barat, untuk selalu menjaga alam, makanya kami melibatkan ratusan para siswa dalam kegiatan MPLS untuk terjun langsung dalam kegiatan ekologi,  menjaga kelestarian alam," pungkasnya.

X CLOSE ADS